Tuesday, 2 September 2014
Himmah Aliyah (Semangat Yang Tinggi)
"Ada orang yang cepat masuk ke saf tetapi cepat pula meninggalkannya"
Dalam gerabak dakwah dan tarbiyyah, nilai ukhuwwah itulah buah keimanan dalam jiwa individu muslim. Tatkala ramai yang menghulurkan tangan untuk keluar daripada jahiliyyah ini, tidak ramai pula yang menghulurkan tangan untuk menarik mereka.
Pada permulaan, kita mungkin semangat untuk membawa dakwah ini. Himmah aliyah kita manifestasikan dalam diri. Namun, dakwah tidak menjanjikan keindahan dan kemudahan. Percayalah, dakwah ini adalah tugas paling sukar. Kalau mudah, pasti ramai yang berpartisipasi dan berganding bahu untuk menjayakannya. Kerana tugas ini sukarlah, ramai yang kecundang atau futur di pertengahan jalan.
Nabi Nuh berdakwah bukan 10 hingga 20 tahun malahan memakan masa lebih daripada itu. Nabi Muhammad juga berdakwah dengan tentangan yang begitu hebat termasuklah tentangan daripada bapa saudaranya. Cinta terhadap dakwah ini bukan hanya termaktub melalui lisan bahkan dakwah ini memerlukan hati, jiwa , pemikiran juga perbuatan dan menuntut pengorbanan seorang insan bergelar da'ie.
Kita bersendirian kita tak akan mampu. Maka, ukhuwwah inilah yang akan menguatkan gerabak dakwah ini. Yang akan menguatkan saf ini. Ketahuilah ikhwah dan akhawat itu adalah manusia seperti orang lain. Yang ada masanya dia akan tinggi semangat dan adakalanya adalah sebaliknya.
Maka ketahuilah betapa tingginya nilai istiqamah dalam membentuk himmah (semangat) dan keazaman. Juga pentingnya kebersamaan antara ikhwah dalam memantapkan safnya. Siapakah pemilik dakwah ini? Allah azza wa jalla adalah pemiliknya. Maka berbuatlah untuk Dia agar kuat hati ini terus melangkah tatkala banyak langkah yang mula goyah untuk meneruskan misi dakwah dan tarbiyyah.
Kita tidak kuat tetapi ketahuilah ikhwah dan akhawat, kita ada Allah al-Qowiy yang menguatkan kita. Allah al-Hadi yang memberi petunjuk buat kita tatkala kita buntu. Yang mengubati luka dalam hati yang menyembuhkan kesakitan dengan rahmat dan kasih sayangNya.
Saat ini, kaum Muslimin mulai bangkit dari tidur panjang yang membuat mereka lupa pada agamanya. Mereka memiliki keinginan untuk kembali bersandar pada agama ini. Semangat keislaman mereka mulai tumbuh dan mulai bergelora seiring dengan perjuangan dakwah.
Oleh sebab itu, para da'ie , murabbi, mahupun pemimpin cerdas yang memiliki cita-cita untuk mengembalikan kejayaan dan kemuliaan umat ini , harus segera meraih tangan-tangan mereka dan membimbingnya ke jalan Islam. (Petikan daripada buku Kekuatan Sang Murabbi)
Ayuh, kita perbaharui himmah dan mara bersama. Moga bertemu di syurgaNya.
Thursday, 21 August 2014
Steps to Khusyu' in Salah (Langkah-langkah untuk khusyuk dalam solat)
Let's Prayer Together!!!! :)
These steps i found during watching documentary about Mizz Nina with Yasmin Mogahed. The awesome documentary entitled "Always A Traveller". The journey of the famous Mizz Nina really makes me realise about our ultimate goal...which is to worship Allah s.w.t.
You can watch the documentary on the you tube:
http://www.youtube.com/watch?v=5eIbUD6FGJY
Grab the opportunity!!!
Now, i would like to share about 10 steps to khusyu' in Salah (Prayer) :
1) Remember Allah
-Allah is purpose of our life. How we can get khusyu' if in our daily lives, we don't remember Allah?
2) Prepare for salah
-Make sure you get ready. When you are ready, it helps you to focus.
3) Eliminate distraction
- Make sure the surrounding and place of prayer are suitable and calm.
4) Seek refuge of Allah from syaitan
- Ask Allah when you are still facing the distraction inner and out.
5) Know the meaning what we are saying
-Good relationship start with a good communication. To have a good communication, we need to understand what we are saying.
6) Realize to whom you are talking
-Ihsan. (You realise the present of Allah.)
7) Take your time
-Give time. Khusyu' is not an easy thing but with a strong determination that guide through step by step.
8) Dont delay or rush in performing Salah (Prayer)
-Watch your prayer time
9) Remember death is Salah (Prayer)
-Maybe this will be your last prayer...
10) Stay in prayer's place and reflection (zikr and talk to yourself)
-Heal inside
Saturday, 14 June 2014
Beautiful Quotation - Everyday with Allah
Assalamualaikum, to all dear readers. For this time, i wanna share with you ... a few of beautiful quotation that i love the most. If you wanna find extra awesome quotation, i suggest you to find in facebook page : Nour Academy - teaching Arabic and Quraan to Non-Arabic Speaking Muslims
(https://www.facebook.com/Nouracad)
May Allah bless and ease the journey of this life. Jazakumullah khairan jazak :)![]() |
| A day without Al-Quran is like a day all alone |
![]() |
| Allah does not want to place you in difficulty... |
![]() |
| Haq is haq! |
![]() |
| Power of Dua |
![]() |
| The real woman is... |
![]() |
| Imagine Jannah |
![]() |
| Love is... |
![]() |
| Never quit! |
![]() |
| remember Me, I will remember you... |
![]() |
| Give Your Smile :) |
![]() |
| Share your happiness... |
![]() |
| Tawakul...the greatest after effort |
![]() |
| Muhasabah... |
![]() |
| Trials everywhere... |
Tuesday, 10 June 2014
Aku dan Cinta
Aku mencintai Tuhanku tetapi kenapa rasa ini begitu sukar sekali diungkapkan secara zahir. Aku mencintai Penciptaku tetapi kenapa aku lebih cenderung lebih kepada makhluk yang diciptakannya. Cintakah ini tatkala rasa itu tidak selari dengan perbuatan. Mengapa sukar sekali memaknakan cinta ini?
Aku manusia yang punyai keinginan untuk bertemu denganNya tetapi mengapa jahiliyyah ini kembali melekat padaku. Aku tak mengerti dan makin buntu. Aku cemburu pada mereka. Mereka yang Engkau janjikan syurga itu. Kotor sekali aku dengan jahiliyyah ini.
Engkau sangat baik padaku. Jujur, aku menzalimi diriku sendiri. Dosa ini berulang lagi sehingga aku fikir apa punya ruang untukku mencapai cinta yang kuingin? Warna-warni kehidupan membuatku bahagia juga membuatku keliru. Tambah keliru tatkala aku membiarkan ruang-ruang jahiliyyah itu menakluk norma kehidupan dalam ruang lingkup kotak hidupku sendiri.
Kehidupan ini lelah dalam pemikiranku sendiri sedang mereka terus bersungguh mengharunginya. Aku tak kuat tanpa kasih sayangMu meski dalam masa yang sama aku menerima sayang dari insan dunia. Ternyatakah keinginan ini adalah cinta untukMu?
Aku jauhkan diri dari riuk pikuk dunia namun aku tak ketemu juga yang aku inginkan kerana ada sesuatu yang aku terlupakan. MembawaMu bersamaku. Dalam setiap gerak dan tindakan. Aku tinggalkan itu. Entah, aku rasa aku tahu cuma ketahuan juga kesedaran itu sesuatau yang subjektif untuk manusia bernama aku. Apa pantas aku mencari semula jejak-jejak yang telah aku tinggalkan? Evaluasi semula sesuatu yang namanya kesalahan...
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



















